Buntut ketegangan yang dibarengi dengan saling lempar antar kedua warga desa mengakibatkan dua buah sekolah yang berada tepat di perbatasan kedua desa menjadi sasaran. SD Inpres Iha dan SD Negeri 1 Luhu jadi amukan kedua warga. Sebagian sekolah yang tidak bersalah itu pun hancur kena lemparan batu,Β Rabu (23/12/2009)
Dua desa ini hanya dibatasi sebuah sungai kecil yang tidak lagi berair. Bahkan, kedua warga sudah saling jaga di perbatasan masing-masing dengan senjata tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kapolsek Huamual Muka, AKP M Yusuf Suat, ketika dihubungi mengatakan, pihaknya berusaha mengamankan kawasan perbatasan kedua desa. Hanya saja, personil yang ada sangat terbatas.
"Saya sudah minta bantuan Polres Seram Bagian Barat untuk mengirimkan personil tambahan," ujarnya.
Kondisi kata Suat, sudah dapat dikendalikan, kendati kedua warga masih tegang dan menjaga kedua perbatasannya masing-masing.
Seorang warga yang dihubungi detikcom berharap aparat keamanan segera datang dan mengamankan situasi.
"Kalau bisa ada pasukan yang dikirimkan secepatnya untuk antisipasi kondisi di perbatasan, jangan sampai ketegangan ini menjadi hal yang buruk," ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya.
(han/rdf)











































