"Perlu dilihat juga bagaiamana sisi psikologis sensitifitas anggota di lapangan, apakah diperhatikan pimpinan? Bila ada anggota melakukan tindakan hukum, menggunakan senjata api dan melakukan pelanggaran, tanggung jawab juga ada pada pimpinan," kata Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Kekerasan (Kontras) Usman Hamid di Jakarta, Rabu (23/12/2009).
Tindakan yang dilakukan oknum polisi itu, Usman melihat lebih karena sisa-sisa semangat militerisme lalu yang salah kaprah. "Ada semacam residu semangat sisa militer," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus diperlakukan sama dengan warga yang lain. Yang melakukan tindak pidana yang melakukan pelanggaran hukum, harus juga masuk peradilan umum," tutupnya.
(ndr/iy)











































