"Unsur kelalaian sudah jelas dengan adanya yang meninggal," kata Kanit Reskrim Polsek Jatinegara, Iptu Suparjiono saat dihubungi wartawan, Rabu (23/12/2009).
Dua saksi itu berinisial AH dari Sudin Pengairan Jaktim dan HH dari Dinas PU. Keduanya diperiksa terkait Standar Operasional Pekerjaan (SOP) dan teknisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kita dalami dulu," katanya.
Guna mengumpulkan bukti lainnya, Polsek Jatinegara rencananya akan memanggil saksi tambahan. Saksi tersebut dijadwalkan diperiksa pekan depan.
"Besok libur, minggu depan periksa saksi lain. Dari yang memberi perintah akan kita periksa," tandasnya.
Pada Selasa 22 Desember siang, lima pekerja harian Dinas Pengairan terseret arus saat mengeruk sampah di Sungai Kalibaru, RT 12 RW 06 Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Empat diantaranya tewas karena kehabisan nafas.
Saat itu, Ruswandi (31), Agung Supriyadi (25), Andi (22), Ridwan (20), dan Alim (17) mendapat pekerjaan membersihkan gorong-gorong di bawah jembatan Gunung Antang, Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Korban selamat yakni Ruswandi, sementara 4 temannya ditemukan telah tewas. Kelimanya adalah warga Prumpung Sawah RW 4, Cipinang Besar Utara, Cipinang, Jakarta Timur.
(mei/ndr)










































