"Padahal deadline 1 Desember, baru 158 anggota yang lapor," ujar Wakil Ketua KPK Haryono Umar saat dihubungi melalui telepon, Rabu (23/12/2009).
Banyak cara sudah dilakukan KPK untuk memacu kesadaran anggota DPR melaporkan kekayaan mereka. KPK juga pernah menyurati pimpinan DPR soal ini.
"Kita juga buka counter LHKPN di Gedung Nusantara," tambah Haryono.
Selain itu, KPK juga pernah membuat program pembelajaran cara mengisi LHKPN. Staf KPK mengajari langsung bagaimana mengisi setiap lembar LHKPN.
Sayangnya, program ini juga kurang mendapat sambutan baik dari para wakil rakyat. Hanya fraksi PKS, Hanura, Gerindra dan Golkar yang berinisiatif.
"Yang sudah lapor, banyak yang dari situ," tandasnya.
(mok/irw)











































