"Awal tahun 2010 sudah bisa dimulai. APBD sudah menganggarkan, sudah bisa dimulai," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Sukri Bey kepada wartawan, Rabu (23/12/2009).
Jalan layang itu menjadi penghubung penting menuju kawasan bisnis Mega Kuningan dan pusat perdagangan Tanah Abang. Sehari-hari, kawasan tersebut selalu macet karena pertemuan arus lalu-lintas Rasuna Said , Jl Sudirman dan Karet Bivak hingga Tanah Abang.
Selain ruas Tanah Abang-Kampung Melayu, ruas Jl Antasari-Blok M juga akan dibuat jalan layang serupa. Juga di Bandengan, Tubagus Angke, Jakarta Barat serta Kalibata dan terminal Pulo Gebang Jakarta Timur. Proyek tersebut akan dimulai tahun depan dengan anggaran Rp 596,6 Miliar.
(Ari/irw)











































