Diminta Tanggung Jawab Kasus Unas, JK Cuma Senyum

Diminta Tanggung Jawab Kasus Unas, JK Cuma Senyum

- detikNews
Rabu, 23 Des 2009 15:53 WIB
Diminta Tanggung Jawab Kasus Unas, JK Cuma Senyum
Jakarta - 20 Mahasiswa Universitas Nasional (Unas) tiba-tiba menghadang mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK dimintai tanggung jawab atas kasus Unas yang menewaskan seorang mahasiswa pada 2008.

JK hadir di Unas dalam rangka seminar dengan tema 'Kewirausahaan dan Politik' di Unas, Jl Sawo Manila, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2009).

Usai mengikuti seminar, JK keluar dari gedung aula Unas menuju ke mobilnya. Saat sudah berada di mobil dan hendak beranjak pergi, tiba-tiba 20 orang mahasiswa menghadang mobilnya.

Mahasiswa membawa spanduk besar di depan mobil JK yang bertuliskan "SBY-JK harus bertanggungjawab atas tragedi 23-24 Mei 2008 di Unas".

Melihat tuntutan mahasiswa itu, JK hanya senyum-senyum sambil melambaikan tangannya ke arah mahasiswa. Mahasiswa pun tetap ngotot tidak beranjak dari hadapan JK meski pengawal dan security sudah menyuruh mereka untuk bubar.

Akhirnya aksi dorong mendorong antara pengawal dan mahasiswa terjadi. Hadangan mahasiswa terpaksa bubar karena dorongan pengawal. Mobil JK pun bisa melaju ke luar UNAS. Tapi tetap dikejar mahasiswa hingga ke pagar UNAS.

Maftuh Fauji, salah seorang mahasiswa Unas yang melakukan unjuk rasa menolak kenaikan BBM pada 23-24 Mei 2008 lalu meninggal dunia. Kematian Maftuh didiagnosa akibat infeksi paru-paru. Namun sejumlah teman-temannya mahasiswa mencurigai hasil diagnosanya.

Ratusan mahasiswa Unas akhirnya mengepung Mapolres Jakarta Selatan. Mereka menuntut agar polisi bertanggung jawab atas kematian Maftuh.
(gus/iy)


Berita Terkait