"Dengan alat sensor diketahui tidak ada lagi korban hidup di bawah reruntuhan. Lagi pula nggak ada reruntuhan yang terpendam di bawah tanah," ujar AKBP Aries dari Polres Jakarta Pusat, pada detikcom di lokasi kejadian, Rabu (23/12/2009).
Alat sensor yang digunakan Tim SAR bernama life detector. Ketika dioperasikan, alat berbentuk kotak warna oranye ini tidak memancarkan sinyal adanya temuan denyut jantung yang menandakan adanya korban hidup yang masih terperangkap.
Tapi tidak tertutup kemungkinan masih ada korban tewas yang belum ditemukan. "Alat ini cuma mendeteksi yang hidup. Kalau yang sudah meninggal, ya tidak bisa," kata Budi dari Tim SAR DKI Jakarta.
Berdasar pantauan detikcom, perangkat evakuasi mulai ditarik dari lokasi. Mulai dari mobil pemadam kebakaran, ambulans dan fork lift. Tapi satu unit mobil boks terlihat masih tertimbun reruntuhan bangunan.
"Tadi di dalamnya ada 2 orang, mereka sudah kita keluarkan dan selamat," ujar Kasat Pol PP Jakpus Idris Priatna di lokasi kejadian.
(lh/nrl)











































