Malaysia Bantah Tudingan Thailand Soal Separatisme
Selasa, 06 Apr 2004 12:35 WIB
Jakarta - Pemerintah Malaysia membantah keras tudingan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra bahwa negaranya melindungi para separatis Muslim Thailand. Menteri Pertahanan Malaysia Najib Razak mengatakan, tidak benar para pengebom dan pelaku penembakan di wilayah Thailand selatan telah menyeberangi perbatasan ke Malaysia.Pada konferensi pers di Malaysia, Najib menyatakan yakin bahwa rentetan kekerasan di Thailand selatan tahun ini merupakan "masalah keamanan internal Thailand.""Tidak. Sejauh yang kami tahu, kami tidak punya laporan spesifik dan pasukan keamanan kami belum menemukan apapun," tukas Najib ketika ditanyai kebenaran klaim Thaksin bahwa teroris-teroris telah menyeberang ke wilayah Malaysia."Malaysia bukan surga aman bagi teroris manapun," tegas Najib yang juga menjabat Deputi Perdana Menteri Malaysia itu seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (6/4/2004).Pekan lalu, PM Thaksin menyatakan bahwa dirinya akan berkunjung ke Malaysia untuk menemui PM Abdullah Ahmad Badawi, guna membicarakan isu militan-militan yang diduga menimbulkan serangkaian kekerasan di Thailand selatan. Sejak aksi kekerasan melanda Januari lalu, sedikitnya 55 orang tewas di wilayah Thai selatan. Kebanyakan korban adalah pejabat-pejabat pemerintah dan pasukan keamanan."Kami harus menyatakan dengan jelas kepada Malaysia bahwa saat ini desa-desa Malaysia melindungi para militan. Kami tidak menuduh mereka namun kami ingin Malaysia mengambil tindakan sesuai janjinya untuk bekerja sama," tukas Thaksin.Menurut Menteri Luar Negeri Malaysia Syed Hamid Albar, pertemuan Thakdin dan Badawi akan diatur pekan ini. Pejabat tinggi negeri Jiran itu juga mendesak pemerintah Bangkok untuk berhenti saling menyalahkan. Thailand merupakan bangsa yang dominan penduduknya pemeluk agama Budha. Namun sekitar lima persen dari populasi adalah Muslim dan kebanyakan tinggal di lima provinsi yang berbatasan dengan Malaysia.
(ita/)











































