Puluhan Ribu Gram Sabu Senilai Rp 59 Miliar Dimusnahkan

Puluhan Ribu Gram Sabu Senilai Rp 59 Miliar Dimusnahkan

- detikNews
Rabu, 23 Des 2009 13:34 WIB
Puluhan Ribu Gram Sabu Senilai Rp 59 Miliar Dimusnahkan
Jakarta - Direktorat IV Narkoba Mabes Polri memusnahakan puluhan ribu gram sabu senilai Rp 59 miliar. Puluhan ribu gram sabu tersebut merupakan barang bukti dari 14 Warga Negara Asing (WNA).

"Totalnya ada 30.094 gram sabu kristal dan 13.400 ml sabu cair dari 14 tersangka," kata Wakil Direktur IV Narkoba Mabes Polri, Kombes Sambudiyono kepada wartawan di gedung BNN, Jl MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu (23/12/2009).

12 Tersangka merupakan WN Iran, 1 WN Malaysia dan 1 WN Cina. Mereka terdiri dari 9 orang perempuan dan pria 5 orang.

Para tersangka WN Iran antara lain: Fatemah Arabali Dousti, Maryam Babaei, Mahnaz Sadat Kaheh, Mohammad Reza Nezafat, Roushan Karimpourar, Delkesh Irani, Zohreh Sadat, Mitra Sadat Joudi, Mohammad Varshouchi, Hasan Moniri Alamdari, dan Kobramoayerirahni.

"Mereka ditangkap 3 bulan terakhir di Bandara," katanya.

Para perempuan Iran memasok barang haram tersebut melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Oktober lalu. Modus yang digunakan para tersangka adalah dengan memasukkan kristal sabu tersebut ke dalam kotak cokelat.

Berkas para tersangka sudah diserahkan ke kejaksaan dan masih dalam diteliti. Pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Belasan tersangka itu diancam hukuman mati. Kepala Seksi Upaya Hukum Eksekusi dan Ekstraminasi Kejagung, Fenando Siagian mengatakan 50 persen terdakwa adalah kasus narkoba.

Kata Fenando, tiap tahun terdakwa kasus narkoba jumlahnya selalu meningkat. "Untuk tahun ini belum tahu jumlahnya berapa," kata Fenando.

Pemusnahan dihadiri oleh pejabat BNN, pejabat Kejaksaan Agung (Kejagung), Bea cukai dan tenaga ahli dari puslabfor.

Perairan Rawan Penyelundupan

Wilayah perairan diakui Sambudiyono sebagai wilayah yang rawan penyelundupan narkoba. Hal itu dikarenakan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari kepulauan, kurang pengamanan.

"Memang perairan itu rawan karena luas dan penjagaannya kurang," katanya.

Sementara itu, Sambudiyono mengatakan, tidak ada pola pergeseran pelaku kurir sabu dari WN Iran ke WNA lainnya. "WN Iran selalu main sabu. Kalau WN Nigeria mainnya Heroin," tuturnya.
(mei/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini