"Tadi saya lihat kepalanya saja, badannya tertimbun beton," ujar Aben salah seorang kuli angkut kepada detikcom di lokasi kejadian, Rabu (23/12/2009).
Titik jatuhnya bangunan yang menghubungkan blok A dan blok B merupakan semacam tempat mangkal para kuli angkut. Pada saat kejadian, sepengetahuan Aben tidak sedikit kuli angkut yang sedang antre menunggu giliran memasuki gedung tersebut.
Lebih lanjut Aben mengungkapkan, tiga orang anak Amin juga menjadi kuli angkut. Mereka adalah Asep, Wida dan Iwan. Tapi sejauh ini Asep dan Iwan belum diketahui keberadaannya, sedangkan Wida yang mengenakan kaos warna merah muda terlihat sedang menangis mendengar kabar buruk yang menimpa ayahnya.
"Mereka tinggal di Jl Jombang, Ciputat. Tiap pagi naik kereta dari stasiun Sudimara ke mari," tutur Aben.
(lh/iy)











































