Polisi Akan Sweeping Tempat Hiburan Ilegal & Penjual Petasan

Malam Tahun Baru

Polisi Akan Sweeping Tempat Hiburan Ilegal & Penjual Petasan

- detikNews
Rabu, 23 Des 2009 12:30 WIB
Polisi Akan Sweeping Tempat Hiburan Ilegal & Penjual Petasan
Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Wahyono menekankan anggotanya untuk merazia tempat hiburan ilegal dan pedagang petasan di malam tahun baru. Hal itu diungkapkan Wahyono dalam gelar pasukan di Polda Metro Jaya.

"Waspadai dan antisipasi aksi tawuran antar warga, sweeping atau razia tempat hiburan ilegal, penyelenggaraan distribusi BBM, penimbunan sembako,  maupun jual beli petasan," kata Wahyono.

Hal itu disampaikan Wahyono dalam amanatnya saat gelar pasukan Operasi Lilin Jaya 2009, Rabu (23/12/2009).

Selain itu, Kapolda juga menekankan kepada pasukannya agar melakukan deteksi dini melalui personel intelijen polri bekerjasama dengan komunitas intelijen lainnya.

"Untuk mendeteksi berbagai fenomena yang berkembang dalam masyarakat yang berpotensi timbulkan gangguan," katanya.

Beberapa lokasi yang menjadi titik-titik rawan kejahatan juga menjadi perhatian Wahyono. Pasukan juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror yang memanfaatkan aktifitas
masyarakat pada peringatan Natal dan tahun baru.

"Serta tingkatkan ketanggapsegeraan dalam penanganan situasi kontijensi sesuai dengan SOP," paparnya.

Perayaan Natal dan tahun baru merupakan agenda tahunan dalam kalender Kamtibmas. Setiap Natal dan tahun baru, sambung Wahyono, akan terjadi peningkatan aktifitas masyarakat baik di pusat-pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan tempat rekreasi.

Sehingga hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan mobilitas masyarakat baik manusia maupun barang yang berimplikasi pada masalah-masalah kamtibmas.

Untuk mewujudkan rasa aman itu polisi memprioritaskan terwujudnya rasa aman dan nyaman masyarakat dalam melaksanakan kegiatan beribadah, maupun berwisata serta keamanan wilayah pemukiman yg ditinggal penghuninya.

Dalam Operasi Lilin ini, Polda Metro Jaya menerjunkan 15.778 personel gabungan TNI/Polri. Belasan ribu personel itu terdiri dari 7300 dan 8.478 Satuan Tugas Khusus (Satgasus) seperti TNI, Pemadam Kebakaran (Damkar). Terdapat sedikitnya 1145 gereja, 681 tempat wisata dan 100 lebih lokasi rawan macet yang menjadi fokus pengamanan. Petugas disebar di 507 pos taktis.

(mei/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini