Presiden Obama telah menetapkan deadline hingga Desember ini bagi Iran untuk merespons tawaran dialog mengenai isu nuklir Iran. Washington dan sekutu-sekutunya telah mengingatkan, sanksi-sanksi baru yang lebih berat akan diberlakukan jika Iran tidak merespons.
Dalam kesepakatan yang ditawarkan ke Iran dinyatakan, Iran akan mengirimkan simpanan uraniumnya ke luar negeri untuk diproses menjadi batang bahan bakar nuklir. Dengan begitu akan menghapus kekhawatiran Barat bahwa material itu bisa digunakan untuk memproduksi senjata nuklir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bilang telah memberikan Iran waktu hingga akhir tahun. Memangnya siapa mereka? Kamilah yang telah memberikan mereka kesempatan," cetus Ahmadinejad dalam pidatonya di Kota Shiraz, Iran selatan.
"Kami katakan pada kalian bahwa kami tidak takut dengan sanksi terhadap kami, dan kami tidak terintimidasi," kata Ahmadinejad seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (23/12/2009).
Ahmadinejad kembali menegaskan negaranya tidak sedang berupaya memproduksi bom atom seperti yang dituduhkan AS dan sekutunya. "Jika Iran ingin membuat bom, kami pasti akan cukup berani mengatakannya pada kalian," tegas pemimpin republik Islam itu.
Β
Pemerintah Iran telah berulang kali menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi listrik. Namun AS dan sekutunya menuding Iran diam-diam berupaya mengembangkan bom atom lewat aktivitas nuklirnya.
(ita/iy)











































