Di TPSLN Wina
'Tak Ada Beringin untuk Berteduh'
Selasa, 06 Apr 2004 00:28 WIB
Den Haag - Di Wina, Austria, partai-partai besar dijadikan satire oleh warga. Suasana pun meriah. "Bulan bintang tidak kelihatan, tak ada beringin untuk berteduh..." Nah, lho.Suasana di TPSLN Wina digambarkan Ketua Komite Pemungutan Suara Luar Negeri (KPSLN), Damos D. Agusman kepada detikcom, Senin (5/4/2003) sore waktu setempat, sebagai meriah penuh kekeluargaan. Sesekali guyonan segar warga mencuat. "Tampaknya matahari agak redup hari ini, apalagi bulan bintang tidak kelihatan, banteng pun enggan meninggalkan kandangnya, tidak ada pohon beringin untuk berteduh, dan payung pun susah dicari," guyon warga, seperti dituturkan Damos. Tak jelas benar apakah guyonan itu memang menggambarkan cuaca di Wina yang kebetulan memang sedang gerimis dan mendung, ataukah itu merupakan sindiran kepada partai-partai yang logonya mirip dengan ungkapan bernada satire di atas.Tapi yang jelas, suasana antusias dan mengendurkan urat syaraf mendominasi pemungutan suara di negeri wals itu. "Pemilih demikian bersemangat, sampai-sampai ada seorang WNI berusia 87 tahun dengan kondisi kesehatan yang lemah masih menyempatkan diri mendatangi TPSLN," tutur Damos, sambil menyebutkan lelaki renta itu adalah Robertus Sunaryo, yang telah lama berdiam di Austria.Selain ungkapan bernada satire, peristiwa lain yang cukup kocak adalah ketidaktahuan seorang warga atas format surat suara yang demikian lebar. Dengan penuh semangat dia membuka surat suara tersebut, namun ternyata belum sepenuhnya terbuka, sehingga waktu dicoblos mengenai lipatan lembaran di bawahnya yang ternyata tepat di tanda gambar partai lainnya. Tentu lubang coblosan yang lebih dari satu logo partai akan menyebabkan tidak sah. "Untungnya dia menyadari haknya dan meminta ganti surat suara baru," demikian Damos.Damos menambahkan, pemungutan suara di wilayahnya (mencakup Austria dan Slovenia) itu diikuti 272 orang calon pemilih terdaftar. Dari jumlah itu hanya 93 orang saja yang melakukan hak pilihnya melalui pos. Sisanya sebanyak 179 orang, lebih suka mendatangi TPSLN di KBRI Wina.Sampai berita ini diturunkan, jumlah WNI yang telah menunaikan hak pilihnya di TPSLN KBRI Wina mencapai 120 orang. Proses pemungutan suara di Wina yang dimulai jam 08.00 waktu setempat itu akan ditutup pada jam 18.00 atau 23.00 WIB. Bagaimana hasilnya, kita tunggu saja.Sekedar tahu, pemungutan suara pemilu 1999 di negeri wals itu menghasilkan PDIP sebagai pemenang dan PAN sebagai runner up.
(es/)











































