"Kami menuntut Pansus Century memanggil dan memeriksa SBY karena diduga terlibat bailout Century," kata salah satu orator Petisi 28 Masinton Pasaribu.
Petisi 28 menggelar aksi di depan ruang wartawan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/12/2009). Mereka yang terdiri lima pria dan lima wanita ini membawa spanduk bertuliskan 'Periksa dan Adili Sri Mulyani, Boediono, Yudhoyono'.
Mereka mengaku kedatangannya untuk mendukung Pansus memanggil setiap pejabat yang ikut serta dalam skandal Bank Century. Mereka berharap Pansus tidak tebang pilih dalam pemanggilan saksi.
"Kami menuntut pejabat publik yang melakukan kebijakan yang menciderai rakyat," kata Masinton menggebu-gebu.
"Hidup rakyat, hidup rakyat," teriak ibu-ibu.
Masinton pun melanjutkan orasinya. Petisi 28 juga meragukan kebersihan pemerintahan SBY-Boediono. Mereka menilai pemerintah tidak transparan dalam mengelola keuangan negara.
"Siapa pun yang terlibat mesti diseret. Periksa dan adili sekarang juga!" tegasnya.
Aksi demo hanya berlangsung sekitar lima belas menit. Pamdal DPR
meminta mereka mengakhiri aksi karena dilarang menggelar orasi di dalam gedung DPR.
(van/nik)











































