"Sudah ada yang bersertifikat dan membayar PBB. Ini bukan tanah TNI, "kelit Ibi (56), salah satu penghuni rumah yang terkena pengosongan sambil berteriak histeris, Selasa (22/12/2009).
Pengosongan mulai pagi hari. Warga yang melawan sempat membakar ban bekas dan menutup portal kompleks. Prajurit TNI AD yang bertameng lalu mendobrak dan sempat terjadi dorong-dorongan. Wargapun kalah dan memilih mundur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, eksekusi masih berlangsung di rumah ke-3. Warga masih memenuhi jalan kompleks dan berhadap-hadapan dengan petugas berseragam loreng dan membentuk pagar betis. Sementara gerimis terus turun, pengosongan terus berlangsung tanpa perlawanan warga.
(Ari/nwk)










































