Penghitungan Suara di TPS
Tak Ada Listrik, Lilin pun Jadi
Senin, 05 Apr 2004 19:21 WIB
Jakarta - Sampai malam ini, sejumlah TPS masih melakukan penghitungan suara atas pemungutan suara Pemilu 2004. Apesnya, sejumlah TPS tidak melengkapinya dengan penerangan listrik. Senter dan lilin pun akhir dijadikan alat penerang. Pemandangan ini tampak di TPS di Jl. Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat. Di TPS yang terletak di depan rumah Moeryadi Soedibyo ini, penerangan yang digunakan untuk penghitungan suara hanyalah senter. Sampai pukul 19.00 WIB, Senin (5/4/2004), sejulah anggota KPPS tampak masih melakukan penghitungan surat suara untuk DPD. Seorang tampak memegang surat suara, yang lainnya menyenteri surat suara tersebut. Sementara TPS di Kampung Karang Tengah, di belakang Tugu Proklamasi, lilin digunakan untuk alat penerangan. Di TPS yang terletak di bawah jembatan layang rel KA ini, proses penghitungan masih berlangsung, khususnya untuk DPRD dan DPD. Di TPS ini dipasang sekitar 5-6 buah. Salah seorang anggota KPPS yang ditanya wartawan mengaku tidak menduga sebelumnya, proses penghitungan suara akan terjadi sampai malam hari. Karena itu, mereka tidak siap untuk menyiapkan listrik.
(asy/)











































