Aksi perampokan yang mirip dengan adegan film itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Selasa (22/12/2009). 2 orang yang berbekal kapak tiba-tiba masuk ke toko emas Bima yang baru saja buka.
Keduanya tanpa basa-basi langsung mengancam para pegawai toko emas tersebut. Tak cuma itu, etalase perhiasan juga kemudian dipecahkan. Serangan mendadak ini membuat para pegawai ketakutan dan tidak berani berbuat apa-apa.
Aksi nekad para perampok ini memang sempat menarik perhatian sejumlah orang yang berada di sekitar toko tersebut. Mereka pun mencoba mengepung para perampok. Namun nyali mereka langsung lumer saat 2 pelaku lainnya yang menunggu di luar mengumbar tembakan ke udara. Para perampok itu pun akhirnya bisa kabur dengan leluasa dengan dua sepeda motor.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Tetapi para perampok berhasil menggondol sejumlah perhiasan emas. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Ditemui di lokasi kejadian, Kapolres Batang AKBP Ahmad Lutfi mengatakan, pelaku perampokan berjumlah 4 orang. Berdasarkan rekaman CCTV dan selongsong peluru yang ditemukan, pelaku menggunakan senjata api jenis FN. Polisi juga menemukan kampak yang digunakan pelaku.
"Saat ini kita masih melakukan olah TKP. Kita juga akan mempelajari berbagai petunjuk termasuk rekaman CCTV. Mungkin saja (wajah) pelaku terekam," ujarnya.
Peristiwa perampokan ini membuat kemacetan arus lalu lintas di jalur Pantura Batang-Semarang. Sebab lokasi kejadian terus didatangi ratusan warga.
(djo/djo)











































