Banjir Bandang, Ratusan Warga Morowali Belum Bisa Mencoblos
Senin, 05 Apr 2004 16:50 WIB
Palu -
Ratusan warga pemilih di Morowali, Sulawesi Tengah belum bisa mencoblos karena kawasan itu dilanda banjir bandang. Polisi masih memantau hal ini. Informasi ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) AKBP Agus Sugianto kepada wartawan, Senin (5/4/2004) sekitar pukul 16.30 WITA di Mapolda Sulteng, Jl. Sam Ratulangi, Palu. Menurut Agus, dari informasi yang mereka pantau jam per jam di sentral informasi Polda Sulteng tercatat sekitar 125 pemilih Desa Karoba, Bungku Barat, terancam belum bisa mencoblos."Hal itu dikarenakan kawasan tersebut tengah dilanda banjir bandang. Demikian laporan yang kami terima dari daerah petang ini. Untuk informasi selanjutnya terus kita perbaharui, sentral informasi kami di Polda Sulteng terus bekerja memantau situasi penyelenggaran Pemilu," terang Agus .Selain itu, kata Agus lagi, kekurangan kartu suara di Parigi Moutong kini telah tertangani. "Pihak KPU telah meminta bantuan ke Polda Sulteng untuk dapat dipinjamkan helikopter buat mengangkut kerrtas suara itu. Jadi masalah itu sudah tertanggulangi," ujarnya.Sementara itu, proses perhitungan suara di Palu masih berlangsung sampai sekitar pukul 17.30 WITA petang ini. Sampai kini, di sejumlah TPS di Daerah Pemilihan I Kota Palu, Partai Golkar masih mendominasi perolehansuara. Menyusul kemudian PKS di urutan ke-2.Adapun situasi Kantor KPU Kota Palu, saat ini lengang. Hanya terlihat sekitar 6 orang staf sekretariat yang menonton proses pencoblosan Pemilu di Kota Palu melalui TVRI Palu. Sebagiannya lagi terlihat tertidur di atas tumpukan amplop dan kardus kartu suara.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































