Anggota Pansus Angket Sebut Merger Century Kawin Paksa

Anggota Pansus Angket Sebut Merger Century Kawin Paksa

- detikNews
Senin, 21 Des 2009 15:12 WIB
Anggota Pansus Angket Sebut Merger Century Kawin Paksa
Jakarta - Panitia khusus angket Century Ahmad Muzani menyebut proses merger tiga Bank menjadi Bank Century dilakukan secara terpaksa. Layaknya perkawinan paksa, posisi Century pun tidak harmonis sama sekali.

"Apakah merger ini kawin paksa atau suka sama suka? Saya berkesimpulan proses merger ini adalah kawin paksa sehingga berjalan tidak harmonis," kata anggota pansus angket Century dari Fraksi Gerindra Ahmad Muzani.

Hal ini disampaikan Muzani dalam rapat pansus angket century dengan mantan Gubernur BI Burhanudin Abdullah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muzani bertanya karena menilai merger dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Buktinya, selama beberapa tahun DPR tidak tahu-menahu proses yang terjadi dan baru terungkap setelah ada skandal Bank Century. "Mengapa tidak ada laporan merger terlebih dahulu ke DPR," keluh Muzani.

Burhanudin Abdullah langsung menjawab. Menurutnya perkawinan tiga Bank (Pico, CIC, dan Danpac), dikondisikan untuk kepentingan perbankan. "Saya pikir bukan kawin paksa, tetapi difasilitasi supaya kawin. Kalau kawin ada hal baik, pengawasan BI lebih terkonsolidasi," jawab Burhan.
(van/yid)


Berita Terkait