"Pengawasan yang dilakukan oleh Bank Indonesia lemah, Century buktinya," kata Burhan dalam rapat konsultasi pansus angket Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Burhan memang mengaku menandatangani merger tiga bank cikal bakal Century (Pico, CIC, dan Danpac). Namun dirinya heran dengan pengambilan keputusan petinggi BI sebelumnya. " Pada tahun 2001 tidak jelas siapa pemilik Bank Pico dan Bank Danpac. Bank tersebut karena sangat kecil menjadi tidak penting," papar Burhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skandal Century disebutnya merusak reputasi perbankan Indonesia. "Perbankan Nasional dalam kondisi baik. Sementara, ini (Century) ibarat nila setitik yang merusak susu sebelanga," kata
Burhan.
Sekali lagi Burhan menegaskan bahwa mekanisme merger yang menjadikan lahirnya Bank Century diputus kala dia masih menjabat menteri perekonomian di masa pemerintaha Gus Dur. "Sudah diputuskan dalam rapat Dewan Gubernur tahun 2001," tutupnya.
(van/yid)











































