Oentarto: Saya Menyesal Loyal pada Hari Sabarno

Korupsi Damkar

Oentarto: Saya Menyesal Loyal pada Hari Sabarno

- detikNews
Senin, 21 Des 2009 13:18 WIB
Oentarto: Saya Menyesal Loyal pada Hari Sabarno
Jakarta - Terdakwa kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran, Oentarto Sindung Mawardi, bersikukuh dirinya tidak bersalah. Eks Dirjen Otonomi Daerah Depdagri tersebut mengaku menyesal telah setia pada atasannya, eks Mendagri Hari Sabarno.

"Kami sungguh menyesal taat dan loyal kepada yang saya anggap pimpinan. Yang dimaksud pimpinan adalah Mendagri Hari Sabarno," kata Oentarto saat membacakan pledoi (pembelaan) di pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (21/12/2009).

Oentarto mengatakan, dia hanya korban dari persekongkolan pemilik kekuasaan. Apa yang dilakukan selama ini merupakan arahan  langsung dari Mendagri Hari Sabarno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Atas perintah dan arahan Mendagri pada akhir 2002. Atas tekanan yang saya alami dari Hengky Samuel yang menunjukkan pistol dan kartu BIN yang saya anggap ancaman, saya menerbitkan radiogram," imbuhnya.

Sebelumnya, Oentarto dituntut 5 tahun oleh jaksa KPK. Jaksa menilai Oentarto bersalah dalam kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran pada tahun 2002. Dalam pengadaan tersebut, menurut jaksa, telah terjadi penyalahgunaan kewenangan dan jabatan.

Pengadaan dilakukan tanpa melalui mekanisme yang diatur Keppres 18 tahun 2000 dan Keppres 80 tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Radiogram yang diterbitkan Oentarto diduga menguntungkan PT Istana Sarana Raya yang dimiliki adalah Hengky Samuel. Hengky sendiri saat ini telah menjalani sidang di pengadilan Tipikor setelah beberapa bulan menjadi buron KPK.

Akibat perbuatan terdakwa, negara dirugikan sebesar Rp 76 miliar. Namun karena terdakwa hanya menikmati uang sebesar sekitar Rp 200 juta dan telah dikembalikan Rp 150 juta, jaksa menuntut terdakwa mengembalikan sisanya sebesar Rp 50 juta.
(ape/nrl)


Berita Terkait