Pejabat Negara Keluhkan Bilik Suara Kekecilan
Senin, 05 Apr 2004 09:45 WIB
Jakarta -
Coblosan masih terus berlangsung, Senin (5/4/2004). Para menteri yang mencoblos di perkampungannya di Jl.Widya Chandra, Jaksel, mengaku mengalami kesulitan mencoblos karena kecilnya bilik suara.Ketua DPR Akbar Tandjung, misalnya, yang mencoblos di TPS 001. Dia mengaku tidak leluasa mencoblos di dalam bilik suara. "Memang kotak (harusnya bili-red) suara terlalu kecil sehinga tidak leluasa untuk nusuk," keluh Akbar seusai mencoblos.Mensos Bachtiar Chamsyah juga punya keluhan senada. "Kaleng pembatasnya kekecilan. Jadi kemungkinan orang takut luka. Pakunya juga susah. Masih bagus Pemilu tahun 1999. Yang ini ini perlu perbaikan," katanya usai mencoblos di TPS 002, di seberang TPS 001.Menlu Hassan Wirajuda juga mengaku kurang nyaman. "Memang kurang lapang. Tapi memang karena efisiensi, jadi harus cari keseimbangan," demikian Hassan.Sekadar diketahui, saat simulasi coblosan digelar pada beberapa bulan lalu, keluhan kecilnya bilik suara juga mengemuka.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































