Ramai, 'Serangan Fajar' via SMS

Ramai, 'Serangan Fajar' via SMS

- detikNews
Senin, 05 Apr 2004 07:14 WIB
Jakarta - Senin (5/4/2004) pukul 07.00 WIB, teorinya, coblosan telah dimulai. Pagi buta sebelumnya, 'serangan fajar' yang ditakutkan, sudah beredar. Fakta 'serangan fajar' berupa money politics memang belum ada laporan. Namun, serangan fajar berupa pesan pendek alias SMS tak henti-hentinya muncul."Sejak kemarin saya sudah dapat 6 SMS yang isinya menjelek-jelekkan parpol tertentu dan ajakan mencoblos parpol tertentu," komentar Ratna, warga Paseban, Jakpus.Sedang pagi ini, Ratna menerima 2 SMS yang isinya ajakan mencoblos parpol tertentu. "Begitu musim kampanye selesai dan memasuki masa tenang, SMS seruan mencoblos parpol tertentu terus berdatangan," sambung Ratna.Hal serupa dialami Cipto, warga Kampung Rambutan. "Nggak cuma 'serangan fajar', tapi juga serangan malam, serangan pagi, serangan siang...SMS dan telepon sering datang mengimbau saya mencoblos parpol tertentu," ceritanya pada detikcom.'Serangan fajar' berupa SMS memang tidak terlalu mengkhawatirkan. Yang menakutkan adalah yang berupa politik uang. Para politisi sendiri jauh hari mengingatkan simpatisannya agar tidak tergoda oleh 'serangan fajar' model begini. Pada kampanye terakhirnya pada 1 April lalu, Ketum PDIP Megawati mengingatkan massanya atas 'serangan fajar' berupa duit. "Hati-hati, tgl 4 April nanti akan ada politik uang", begitu seruan Mega.Menurutnya, akan ada pihak yang berusaha mempengaruhi kader dan pendukungnya untuk beralih ke parpol lain dengan imbalan uang, antara Rp 50.000 sampai Rp100.000. Maka itu Mega minta agar warga PDIP tidak terpengaruh. Anda juga jadi korban "serangan fajar?" Ceritakan kami ke redaksi@staff.detik.com. Tak lupa, selamat mencoblos! (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads