"Yang sangat disayangkan adalah pihak manajemen Lion Air tidak tanggap terhadap kondisi penumpang. Tidak ada satu pun tindakan persuasif yang dilakukan oleh pihak manajemen untuk memberikan penjelasan atau memberikan "kompensasi" meski itu hanya air mineral," ujar salah seorang penumpang Lion Air, Lukman Budiman Tadjo.
Hal tersebut dia sampaikan lewat surat elektornik kepada detikcom, Minggu (20/12/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman mengatakan, sebagian besar penumpang telah mengambil posisi "releks" bahkan sebagian tidur. Sebagian lagi mondar-mandir menutupi kegelisahannya.
Pihak Lion Air cuma menjelaskan penyebab terlambatnya keberangkatan karena alasan teknis. Namun tidak dijelaskan secara detil teknis yang dimaksud.
"Yang lebih lucu, tepat pukul 22.00 WITA pesawat pengganti datang. Sebelumnya tidak dijelaskan bahwa penumpang sebenarnya menunggu pesawat baru. Harusnya dijelaskan ke penumpang kondisi sebenarnya," keluh Lukman.
(anw/her)










































