Panwaslu Desak Imbauan PDIP Coblos Pakai KTP Ditarik

Panwaslu Desak Imbauan PDIP Coblos Pakai KTP Ditarik

- detikNews
Minggu, 04 Apr 2004 18:06 WIB
Jakarta - Panwaslu Pusat mengingatkan masyarakat menolak dan tidak terprovokasi untuk melakukan bentuk-bentuk kecurangan yang terkait dengan kartu pemilih. Sedangkan kepada pihak-pihak yang mengeluarkan seruan agar nyoblos dengan modal KTP saja, hendaknya tidak meneruskan imbauan itu karena akan menimbulkan suasana chaos."Apabila ajakan itu sampai diteruskan dan tidak ditarik, maka akan berimplikasi pada banyak hal," kata anggota Panwaslu Pusat Topo Santoso di kantornya, Gedung Aspac, Kuningan, Jaksel, Minggu (4/4/2004).Implikasi itu, pertama, ketidakpastian hasil penghitungan pemungutan suara karena adanya pihak-pihak yang tidak berhak memilih, tapi ikut mencoblos. Kedua, mengakibatkan tekanan dan intimidasi kekerasan terhadap warga yang belum terakomidir untuk ikut nyoblos.Topo mengimbau agar PDIP dan politisi lainnya tidak membuat tafsiran mengenai KTP yang bisa dijadikan untuk mencoblos, yang dapat menimbulkan suasana yang bisa memanaskan massa. "Sebab tafsiran itu sama saja dengan memutarbalikkan UU Pemilu yang mereka susun dulu," kritik Topo.Sebagai solusi atas banyaknya massa yang tidak bisa mencoblos karena tidak terdaftar pada 5 April, maka KPU harus menghibur masyarakat dengan mempercepat proses up dating untuk pendaftaran dalam pemilihan capres. (nrl/)


Berita Terkait