Kartu Pemilih Berantakan, Ketua KPU Minta Maaf
Minggu, 04 Apr 2004 17:27 WIB
Jakarta - Kartu pemilih Anda berantakan isinya? Atau malah belum mendapat? Untuk itu Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin minta maaf pada masyarakat atas kesalahan yang terjadi."Kami minta maaf atas banyaknya data warga yang tidak tertulis dengan benar di kartu pemilih, baik salah alamat, huruf, maupun jenis kelamin," kata Nazar dalam jumpa pers di Gedung KPU, Jl.Imam Bonjol, Jakpus, Minggu sore (4/4/2004). Jumpa pers itu dihadiri juga oleh Menko Polkam ad interim Hari Sabarno.Nazar meminta untuk coblosan besok, warga menerima kartu pemilih apa adanya secara iklas. "Tentu kami ingin data yang tercantum akurat, tapi beginilah keadaannya," kata pria bergelar profesor doktor ini.Dia berjanji akan memperbaiki kesalahan tersebut untuk pemilihan eksekutif 5 Juli nanti. Dan kepada masyarakat yang tidak bisa mencoblos pada 5 April besok, masih ada kans untuk terdaftar sebagai pemilih 5 Juli.
(nrl/)











































