Logistik Pemilu Aman, Warga Bandung Antusias Buat TPS
Minggu, 04 Apr 2004 16:57 WIB
Bandung -
KPU sepantasnya berterima kasih kepada masyarakat. Di tengah gejolak,polemik dan ketidakberesan KPU mempersiapkan teknis dan logistik Pemilu,masyarakat Jabar terlihat antusias menyambut pelaksanaan pesta demokrasiini.Dari pantauan detikcom di beberapa desa di kota Bandung danpedesaan di wilayah Bandung utara Minggu (4/4/20045), masyarakat tampakantusias dan bergotong royong mempersiapkan TPS-TPS untuk dipergunakanhari Senin (5/4/2004) besok. Beberapa lapangan dan tanah kosong,dipergunakan warga sebagai TPS dengan perlengkapan seadanya."Tenda plastik dan kursi-kursi yang ada ini pinjaman dari warga sini.Kalau soal dana dan anggaran untuk TPS, kami kurang paham," tutur Ajat,seorang pemuda desa di Pager Wangi Lembang yang asyik bersamateman-temannya membuat TPS. Selain peralatan yang merupakan pinjaman, konsumsi yang dipergunakan pun merupakan sumbangan warga. "Ah, seberapa lah harga gula dan kopi. Biasa saja, kalau kami gotong royong ada makanan ala kadarnya seperti ini. Yang penting besok, pas hari coblosan bisaberjalan aman dan lancar," tambah Ajat lagi.Betul-betul jawaban yang mengharukan. Jauh dari hingar bingar polemik danperdebatan politik para elit di pusat pemerintahan dan kekuasaan.Suasana yang sama, juga terlihat di desa Mekarwangi, Punclut Ciumbulueit,Cigadung dan desa-desa lain. Warga tampak sibuk berbondong-bondongmenyediakan diri dan tenaganya.Persiapan SelesaiSementara itu, Ketua KPU Jabar Setia Permana kepada detikcom Minggu(4/4/2004) juga menegaskan bahwa sejauh ini dari laporan yang masuk, semuapersiapan teknis dan logistik di Jabar sudah selesai. "Insya Allah, semuaberjalan aman dan lancar besok," tuturnya.Sejauh ini, KPU justru merasa terganggu dengan adanya seruan dari PDI-Puntuk mengikuti Pemilu dengan menggunakan KTP. "Seruan itu memang bisamemancing anarki dan keributan di TPS. Walau bagaimana, semua persiapanyang disediakan di TPS sudah disesuaikan dengan kebutuhan jumlah pemilihyang ada dengan cadangannya. Tapi tetap saja jumlahnya terbatas,"paparnya.Untuk mengantisipasi akibat adanya seruan PDI-P itu, KPU Jabar sudahmengirimkan radiogram kepada semua KPU Daerah dan juga berkoordinasidengan aparat keamanan setempat untuk melakukan antisipasi," kata Setialagi.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































