Pemilu Susulan Mungkin Digelar di Jayawijaya-Papua
Minggu, 04 Apr 2004 15:55 WIB
Sidoarjo -
Pemilu susulan yang ditakutkan tampaknya benar-benar akan terjadi. Wakil Ketua KPU Pusat Ramlan Surbakti mensinyalir, pemilu susulan itu digelar di pedalaman Papua, tepatnya di sekitar Puncak Jayawijaya."Pemilu 2004 secara nasional sudah bisa dilaksanakan serentak pada 5 April. Tapi masih ada 1 tempat yang kemungkinan belum bisa melakukan pemungutan suara besok, yaitu di sekitar Puncak Jayawijaya," kata Ramlan usai mengunjungi TPS di Lapas Delta Sidoarjo, Jatim, Minggu (4/4/2004).Menurutnya, hal itu karena kebutuhan logistik yang keselurahannya belum bisa diterima di sana karena medan yang sulit. "Untuk itu kita menunggu kabar terakhir siang ini agar pemilu bisa dilaksanakan secara serentak," jelas Ramlan.Sekadar diketahui, Perpu yang mengatur logistik yang melebihi H-10 dan pemilu susulan telah diteken pada Jumat malam lalu.Dengan adanya perpu ini, banyak kalangan menilai KPU lolos dari jeratan hukum. Tapi KPU juga dinilai gagal menggelar pemilu yang nilainya nyaris Rp 4 triliun, jauh lebih mahal dibandingkan Pemilu 1999 yang diikuti 48 parpol dan menelan ongkos Rp 900 miliran.24 RibuSementara itu, di tempat yang sam, Kapolda Jatim Irjen Firman Gani menyatakan, untuk mengamankan Pemilu 2004, pihaknya mempersiapkan 26 ribu personel, sdeangkan bantuan dari TNI ada 4.000 personel."Apabila dalam pemilu nanti ada keributan, Polri sudah menyiapkan rayonisasi di polsek. Setiap polsek akan dikerahkan 1 peleton pasukan Dalmas. Tujuannya, jika ada kerusuhan, lebih mudah menjangkau dan mengatasi dibandingkan jika pasukan ditempatkan di Polres," demikian Firman Gani.
(nrl/)










































