"Sebagai negarawan Tifatul harusnya berjiwa besar kalau dikritik," kata Buyung saat dihubungi, Sabtu (19/12/2009).
Pengacara senior ini menjelaskan kembali bahwa apa yang dikatakannya bukanlah tuduhan langsung terhadap Tifatul melainkan berupa peringatan. Dalam suasana KPK sekarang, RPP Penyadapan bisa menimbulkan reaksi di kalangan masyarakat termasuk melahirkan tuduhan-tuduhan negatif terhadap Tifatul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Buyung, terkait ancaman Tifatul yang tidak akan menganggap Buyung sebagai abang/kakak, dirinya menanggapi santai. Sejak awal, dirinya tidak pernah menganggap Tifatul sebagai adik. Namun, Buyung menyatakan tidak masalah jika Tifatul mengancam akan memensiunkan dirinya sebagai abang.
"Dari dulu siapapun Presidennya selalu memanggil abang ya abang, kecuali Soeharto. Kalau Tifatul mengancam tak ada masalah. Abang juga ngga pernah anggap dia adik. Kalau mau panggil 'Abang' ya Alhamdulillah kalau nggak tidak masalah," tandasnya.
(ape/ape)










































