Buyung: Sebagai Negarawan Tifatul Harus Berjiwa Besar Dikritik

Buyung: Sebagai Negarawan Tifatul Harus Berjiwa Besar Dikritik

- detikNews
Minggu, 20 Des 2009 00:40 WIB
Buyung: Sebagai Negarawan Tifatul Harus Berjiwa Besar Dikritik
Jakarta - Reaksi keras Menkominfo Tifatul Sembiring saat dikritik Adnan Buyung Nasution terkait RPP Penyadapan terlalu berlebihan. Menurut Buyung, sebagai negarawan Tifatul harusnya berjiwa besar saat dikritik.

"Sebagai negarawan Tifatul harusnya berjiwa besar kalau dikritik," kata Buyung saat dihubungi, Sabtu (19/12/2009).

Pengacara senior ini menjelaskan kembali bahwa apa yang dikatakannya bukanlah tuduhan langsung terhadap Tifatul melainkan berupa peringatan. Dalam suasana KPK sekarang, RPP Penyadapan bisa menimbulkan reaksi di kalangan masyarakat termasuk melahirkan tuduhan-tuduhan negatif terhadap Tifatul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tifatul bisa lebih dituduh macam-macam oleh orang. Tapi itu hak Tifatul (memberikan reaksi), mungkin itu watak dia yang tidak bisa dikritik," imbuh pendiri YLBHI ini.

Menurut Buyung, terkait ancaman Tifatul yang tidak akan menganggap Buyung sebagai abang/kakak, dirinya menanggapi santai. Sejak awal, dirinya tidak pernah menganggap Tifatul sebagai adik. Namun, Buyung menyatakan tidak masalah jika Tifatul mengancam akan memensiunkan dirinya sebagai abang.

"Dari dulu siapapun Presidennya selalu memanggil abang ya abang, kecuali Soeharto. Kalau Tifatul mengancam tak ada masalah. Abang juga ngga pernah anggap dia adik. Kalau mau panggil 'Abang' ya Alhamdulillah kalau nggak tidak masalah," tandasnya.

(ape/ape)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini