Empat orang saksi yang sudah dimintai keterangan, masing-masing Lita (36)selaku majikan korban, Suwarni teman korban sesama pembantu rumah tangga (PRT), Agus Hadi Hartanto sebagai agen CV. Saroha dan Ispul Mukhtar Lubis selaku pemilik CV. Saroha, yakni perusahaan yang mengirimkan Nurmelati sebagai pekerja di rumah Lita.
Kapolsekta Medan Timur, Yatim Syahri Nasution mengatakan, dari keterangan para saksi, sejauh ini tim penyidik belum dapat memastikan penyebab utama hingga korban Nurmelati nekad melompat dari lantai empat rumah majikannya di Jl Bangau, Nomor 39E, Medan pada Jumat (18/12/2009) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memperdalam penyelidikan, tim penyidik akan memeriksa empat saksi lain yaitu Sarimin sebagai pengantar dari CV. Saroha dan Kusnedi, warga yang pertama kali melaporkan korban terjatuh kepada majikannya lewat telepon. Tidak itu saja, tim penyidik juga akan memeriksa orang tua korban dan korban sendiri sebagai saksi kunci.
"Tim penyidik belum bisa menanyai korban karena masih kritis di rumah sakit," kata Nasution.
Sementara kondisi Nurmelati, masih menjalani perawatan intensif di ruang IX RSU Pirngadi Jl HM Yamin, Medan. Korban mengalami patah tulang paha kanan dan trauma pada bagian kepala karena melompat dari lantai empat.
(rul/ape)











































