Nathan Wine telah mengirimkan email bernada ancaman pada 5 November 2008. Atau sehari setelah Obama memenangi pemilihan presiden AS. Dalam email itu dituliskan "darah Obama akan berceceran di jalan".
Demikian seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (19/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak akan tenang sebelum tiran Amerika ini ditembak. Darah Obama akan berceceran di jalanan DC," tulis Wine dalam surat ancamannya.
Atas perbuatannya itu, Wine terancam hukuman penjara maksimum lima tahun. Namun hakim menjatuhkan vonis 3 tahun penjara.
(ita/ita)











































