4 Pemantau Pemilu dari Uni Eropa Tiba di Aceh

4 Pemantau Pemilu dari Uni Eropa Tiba di Aceh

- detikNews
Minggu, 04 Apr 2004 01:20 WIB
Banda Aceh - Empat orang pemantau pemilu asing dari Uni Eropa sudah berada di Banda Aceh, Sabtu (3/4/2004). Namun mereka hanya akan melakukan pemantauan pemilu di Banda Aceh dan Pidie.Mereka adalah Paul Horsting, Katalisne Herman, Peter Robin Boston dan Favo Pipkaner. Keempatnya melapor ke Penguasa Darurat Militer Daerah (PDMD) di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Polda NAD, sesuai maklumat PDMD tentang masuknya orang asing dan pemantau asing ke Aceh.Keempat orang ini juga melakukan pertemuan dengan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) NAD. "Mereka melaporkan diri dan juga bersilaturahmi dengan kita. Kita perkirakan, mereka akan berada di Aceh selama lebih kurang sepuluh hari," jelas Humas KPU NAD, Nasir Zalba, kepada pers di kantornya, Sabtu (4/3/2004).Nasir juga menjelaskan, Minggu besok, dua pemantau asing dari Kedutaan Besar Jepang yakni Niyakawa dan Wakabayashi, juga akan tiba di Banda Aceh. Namun ia belum dapat menjelaskan, para pemantau dari Jepang ini akan melakukan pemantauan pemilu di daerah mana di Aceh.Beberapa hari sebelumnya, PDMD Mayjen TNI Endang Suwarya mengeluarkan maklumat tentang keberadaan pemantau pemilu di Aceh, baik lokal maupun asing.Dalam maklumat itu disebutkan, pemantau asing hanya boleh tinggal paling lambat di Aceh sampai tanggal 9 April 2004 dan mengikuti ketentuan-ketentuan seperti harus menginap di ibukota kabupaten/kota dan kecamatan. Mereka juga dilarang untuk melakukan hubungan, baik lisan maupun tulisan, dengan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).Ketentuan tersebut juga berlaku bagi pemantau lokal. Jika hal-hal tersebut dilanggar, maka akan diproses secara hukum. Bagi orang asing, akan dikeluarkan dari Aceh dan dicabut izin masuknya ke Aceh. (ani/)


Berita Terkait