Pansus Minta Ketua DPR Segera Surati Boediono dan Sri Mulyani

Imbauan Nonaktif

Pansus Minta Ketua DPR Segera Surati Boediono dan Sri Mulyani

- detikNews
Jumat, 18 Des 2009 08:48 WIB
 Pansus Minta Ketua DPR Segera Surati Boediono dan Sri Mulyani
Jakarta - Pansus Angket Bank Century  meminta Ketua DPR segera mengirim surat yang berisi imbauan nonaktif kepada Boediono, Sri Mulyani, dan beberapa pejabat terkait lainnya yang menjadi saksi pemeriksaan pansus. Dengan surat ini diharapkan saksi bisa memenuhi pemeriksaan pansus tiap kali dipanggil.

"Bola ada di pimpinan DPR yang mana harus segera mengirimkan surat berisi himbauan ini kepada yang bersangkutan," kata anggota pansus M Romahurmuzy.

Hal ini disampaikan Romi, sapaan akrabnya, kepada detikcom usai menjadi juru bicara rapat pansus angket Century, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12/2009) malam. Rapat ini akhirnya mengeluarkan imbauan nonaktif bagi saksi yang akan dipanggil pansus.

Menurut Romi, semakin cepat surat dikirim, itu sangat membantu kelancaran kerja pansus angket. Ia menambahkan, yang memiliki kewenangan besar mengirim surat berisi imbauan hanya Ketua DPR.

"Kan sekarang kop-nya DPR, semakin cepat semakin baik," kata Romi.

Ketua PansusIdrus Marham mengamini apa yang disampaikan Romi. Menurut Idrus, sikap pansus sesuai dengan apa yang diharapkan rakyat.

"Ini suatu bentuk respon suasana masyarakat yang menuntut keadilan dan menuntut panitia angket untuk segera menyelesaikan masalah ini," kata Idrus,

Idrus menambahkan, imbauan pansus sudah tepat. Sehingga pejabat yang dimaksud dapat memahami situasi masyarakat untuk memilih menonaktifkan diri.

"Ini sikap panitia angket dasarnya moralitas. Jadi mereka (saksi) dapat melaksanakan berdasar kesadaran. Bukan karena dinonaktifkan," tutupnya.
(van/lrn)


Berita Terkait