Sukirno (37), warga Jalan Jamin Ginting, Desa Durian Simbelang, Dusun III, Pancur Batu, Kecamatan Deli Serdang, turun dari pohon kelapa, sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (17/12/2009). Sukirno nekad memanjat pohon kelapa untuk menghindari amuk warga setelah melakukan pembunuhan terhadap isterinya sendiri, Marlis (35), Kamis dinihari.
Tersangka turun dari pohon kelapa setinggi 12 meter, setelah dipujuk seorang mantan angota DPRD Deli Serdang, Edison Sembring Depari. Setelah menjejak tanah, Edison langsung merangkul tersangka dan membawanya masuk ke dalam mobil pribadi Kapolsek Pancur Batu, AKP Ahmad Fauzi. Selanjutnya tersangka diboyong ke Mapolsekta Pancur Batu, Jl. Jamin Ginting, Pancur Batu.
Dalam perjalanan, tersangka lebih banyak diam. Tubuh tersangka terlihat lemas dan hanya menyandarkan kepala dijok dengan tatapan hampa. Baju kaos biru dan celana panjang coklat yang dipakai tersangka, sebagian basah oleh keringat.
Warga sekitar, E. Ginting mengatakan, tersangka melarikan diri dari kejaran warga dengan memanjat pohon kelapa sekitar pukul lima pagi.
"Keluarganya sudah letih menjerit-jerit, tapi dia tidak mau turun. Menjelang sore baru turun karena dibujuk pemuka masyarakat," kata Ginting.
Kapolsek Pancur Batu, AKP Ahmad Fauzi mengatakan, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan sementara terhadap tersangka. Untuk mendukung hasil pemeriksaan, tersangka akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Sumatera Utara, Jl. Jamin Ginting, Medan Tuntungan.
"Tersangka masih menjalani pemeriksaan. Jika dinilai sakit jiwa, petugas akan melibatkan dokter jiwa," kata Fauzi.
(rul/djo)











































