"Kalau PPATK tidak terbuka soal aliran dana, Pansus akan membentuk lembaga audit independen," ujar Akbar Faizal, anggota Pansus dari fraksi Hanura, di sela rapat Pansus di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/12/2009).
Akbar menyampaikan rasa tidak puasnya terhadap PPATK. Pemaparan yang disampaikan Ketua PPATK Yunus Hussein dalam sesi pertama, menurut Akbar, kurang rinci sehingga malah tidak membuat jelas kronologi aliran dana yang ditanyakan anggota Pansus.
"Saya melihat Ketua PPATK seperti takut dan jelas kebingungan, akhirnya ini menjadi tidak jelas apa yang dilakukannya sendiri selama ini. Kalau perlu Pansus akan menggunakan lembaga audit independen sendiri. Lembaga itu ada dan sudah terbukti dalam melakukan audit," ujarnya.
Ketua PPATK Yunus Hussein yang ditemui di tempat sama, menegaskan pihaknya sudah sangat terbuka dalam menjawab pertanyaan yang diajukan para anggota pansus. "Tidak ada sedikit pun kami punya niat untuk menutupi data," tegasnya.
(lh/iy)











































