Tinggal Dua Hari, Perundingan Masih Alot

Konferensi Perubahan Iklim

Tinggal Dua Hari, Perundingan Masih Alot

- detikNews
Kamis, 17 Des 2009 13:10 WIB
Tinggal Dua Hari, Perundingan Masih Alot
Kopenhagen - Dua hari tersisa di Konferensi Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark. 120 Pemimpin dunia termasuk Presiden SBY berangkat ke lokasi. Namun perundingan masih alot dan lamban.

Delegasi dari 194 negara dalam 10 hari terakhir ini jungkir balik merumuskan strategi global untuk mencegah perubahan iklim. Perdebatan paling alot antara dua negara paling banyak polusinya, China dan AS, berhadapan dengan negara-negara miskin namun rentan dampak perubahan iklim.

Menteri Lingkungan Hidup Inggris Ed Miliband bahkan mengatakan perundingan berada di titik paling berbahaya. "Orang-orang bisa mematikan kesepakatannya karena terus berdebat," kata Miliband dilansir AFP, Kamis (17/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PM Australia Kevin Rudd mengkhawatirkan hal yang sama. "Perundingan berjalan selamban siput," ujarnya pesimistis.

Namun ada juga berita bagusnya. Jepang berjanji mengucurkan USD 19,5 miliar (Rp 185 triliun) untuk membantu negara-negara berkembang melawan perubahan iklim, asalkan bisa dicapai kesepakatan di Kopenhagen. Eropa pun akan memberikan USD 10,6 miliar (Rp 101,8 triliun) untuk negara berkembang pada 2010-2012.

AS belum mengumumkan apa kontribusinya, namun Gedung Putih berjanji akan memberikan penawaran yang adil. Konferensi ini akan berakhir Jumat besok dan saat itu para pemimpin dunia harus sudah memiliki strategi untuk menggantikan Protokol Kyoto yang habis pada 2012.

120 Pemimpin dunia akan hadir dalam penutupan konferensi. Mereka antara lain Presiden AS Barack Obama, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dan Presiden SBY.

(fay/nrl)


Berita Terkait