"Ini penting supaya tidak ada lagi saling curiga ke mana aliran dana tersebut sehingga tidak menebak-nebak dan menyudutkan salah satu parpol," kata Anas Urbaningrum.
Anas menyampaikan hal itu saat membacakan pandangan FPD dalam rapat antara Pansus Hak Angket Bank Century dengan PPATK di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12/2009).
Anas mengusulkan PPATK memeriksa rekening pimpinan parpol, pihak yang terkait kampanye, anggota parpol, anggota DPR peride lalu dan sekarang bahkan anggota Pansus Bank Century.
"Dari 64 transaksi yang mencurigakan itu dananya dari bawah belum kami dapat informasinya. Kami minta diperjelas," katanya.
(nal/iy)











































