Buyung: Jangan-jangan Tifatul Juru Bicara Koruptor

RPP Penyadapan

Buyung: Jangan-jangan Tifatul Juru Bicara Koruptor

- detikNews
Kamis, 17 Des 2009 06:36 WIB
Buyung: Jangan-jangan Tifatul Juru Bicara Koruptor
Jakarta - Langkah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring yang tetap akan membuat Rancangan Peraturan Pemerintah soal  Penyadapan (RPP Penyadapan) terus menuai protes. Bahkan Tifatul dianggap seperti agen dari para koruptor.

”Jangan-jangan dia disuruh koruptor atau termasuk juru bicaranya. Itu sebagai corruptor fight back,” kata anggota Dewan Pertimbangan Presiden(Wantimpres) Adnan Buyung Nasution saat ditemui detikcom di acara launching buku Koruptor Go Too Hell karya Bibit Samad Rianto, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (16/12/2009) malam.

Menurut pendiri YLBHI ini, pemerintah boleh saja membuat aturan soal penyadapan. Namun, hal itu hanya bisa berlaku untuk polisi dan kejaksaan saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Boleh dibikin tapi dikecualikan buat KPK, KPK jangan diganggu dulu,” tegas Buyung.

Buyung menjelaskan, Menkominfo sebagai wakil pemerintah harus membiarkan KPK tetap independen. Kalau dipaksakan, kalangan aktivis korupsi dan masyarakat akan sangat reaktif.

”Dia harus di demo, suruh turun dia dari Menkominfo. Kalau dia mau ikut merusak KPK,” imbuh pengacara senior ini.

Kalau tetap juga dibuat?

”Batalkan melalui MA,” tutup Buyung. (ape/Rez)


Berita Terkait