“Alasannya karena dia hendak melarikan diri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di ruangannya, Jl Sudirman, Jaksel, Rabu (16/12/2009).“Untuk melumpuhkan saja,” lanjutnya.
Namun, hal berbeda diungkapkan oleh pihak keluarga Rifki. Menurut pihak keluarga, Rifki ditembak setelah sebelumnya disuruh turun dari mobil polisi yang mengangkutnya dengan mata tertutup kain hitam. Menanggapi hal itu, Boy tetap dengan alasannya. “Itu kan penjelasan sepihak. Perlu pembuktian,” tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mei/mpr)










































