FPDIP Tantang Ruhut Sebut Nama, BIN Harus Klarifikasi

Tudingan Eks Menteri Berkhianat

FPDIP Tantang Ruhut Sebut Nama, BIN Harus Klarifikasi

- detikNews
Rabu, 16 Des 2009 13:44 WIB
FPDIP Tantang Ruhut Sebut Nama, BIN Harus Klarifikasi
Jakarta - Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo mempertanyakan data BIN yang diserahkan kepada anggota FPD Ruhut Sitompul. Data BIN yang sudah dipublikasikan harus diungkap detail supaya tidak menimbulkan perpecahan.

"Kalau benar yang disampaikan Ruhut data valid dari BIN, memang patut dipertanyakan apa urgensinya BIN menyampaikan data kepada anggota partai dan anggota DPR," kata Tjahjo dalam pesan singkat kepada detikcom, Rabu (16/12/2009).

Menurut Tjaho informasi BIN tidak untuk sembarangan orang. "Telaah strategis laporan BIN hanya untuk presiden yang sifatnya A1, bukan diinformasikan ke semua orang, karena sifatnya rahasia dan tertutup," jelas Tjahjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau data sudah terlanjur sampai publik, lanjut Tjahjo, BIN harus mengklarifikasi datanya tersebut. Jika yang dikatakan Ruhut ternyata tidak berasal dari data BIN, dan Ruhut hanya mencatut nama BIN, maka lembaga intelejen negara itu harus meminta 'Si Poltak' bertangungjawab.

"Informasi ke publik harus dipertegas siapa nama-nama yang dimaksudkan agar tidak menimbulkan tanda tanya dan perpecahan di lingkungan presiden," pungkas Tjahjo.

(van/yid)


Berita Terkait