"Kejahatan jalanan di Jaksel cukup tinggi dan menjadi perhatian serius bagi kami," kata Kapolres Jaksel Kombespol Gatot Eddy Pramono kepada wartawan, Rabu, (16/12/2009).
Beda kawasan, beda lagi modus operandi kejahatan. Untuk modus ban kempes, daerah rawannya di Jl TB Simatupang dari Tower FedEx Lebak Bulus sampai perempatan Pondok Indah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Jalan Arteri Pondok Indah tidak ada kejahatan. Tapi awas, itu karena perampok mengintai korban sampai masuk Jalan Iskandar Muda hingga Permata Hijau.
"Di sini targetnya berubah menjadi spion mobil, terutama mobil mewah seperti Alphard atau Range Rover. Karena mobil tersebut terjebak kemacetan," beber mantan Kapolres Depok ini.
Daerah rawan dengan modus serupa yaitu Jalan Radio Dalam, Jalan Denpasar Raya, Jalan Rasuna Said atau di belakang Universitas Atmajaya. Pada jam macet, kejahatan serupa mengancam sepanjang Pasar Minggu hingga perempatan Hotel Haris.
"Di kawasan tersebut target masih seputar spion mobil mewah," kisahnya.
Untuk kejahatan terhadap sepeda motor, pelaku menebar paku. Jika korban berhenti dan lengah, maka pelaku akan menjambret tas korban. Untuk pejalan kaki, yang diincar adalah pengguna jembatan penyeberangan orang (JPO) terutama saat sepi.
"Pelaku jambret biasanya mengintai korban sejak naik JPO dan akan beraksi di tengah JPO," pungkasnya.
(asp/fay)











































