Pernyataan Ruhut pun diprotes koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (Kompak) yang menggalang aksi 9 Desember, Fadjroel Rachman.
"Ini bukan lagi cuma rezim paranoid, ini rezim fitnah," ujar Fadjroel kepada detikcom, Rabu (16/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadjroel akan segera membahas hal ini bersama rekan-rekannya di Kompak. Dirinya akan mempelajari apakah tudingan aksi yang ditunggangi dua menteri ini ditujukkan pada gerakan 9 Desember yang digelar oleh Kompak dan Gerakan Indonesia Bersih.
"Kita bahas dulu, jika memang kita yang dituduh, maka kemungkinan kita akan somasi Ruhut," jelasnya.
Fadjroel menjelaskan dana Kompak berasal dari sumbangan anggota atau organisasi anggota Kompak. Dirinya pun membantah jika ada mantan menteri yang menyumbang untuk kepentingan-kepentingan tertentu.
"Dana kami berasal dari sumbangan anggota. Saya sendiri beberapa kali menyumbang untuk acara Kompak," pungkasnya.
(rdf/nrl)











































