Informasi yang dihimpun detikcom, Bagus diketahui hilang pada Sabtu 12 Desember, sekitar pukul 09.00 WIB. Bocah tersebut terakhir terlihat sedang bermain di depan rumahnya.
Ahmad Rifai (43), ayah Bagus, mengatakan beberapa saat sebelum hilang Bagus sedang bermain sepeda di halaman rumahnya. Saat itu dia bahkan menemani sang anak yang tampak ceria.
"Tapi tiba-tiba kakaknya Bagus memanggil saya. Dia minta digantikan baju. Saya pun masuk ke dalam rumah. Dan pas keluar, Bagus sudah tidak ada," ujar Ahmad kepada detikcom, Selasa (15/12/2009).
Awalnya Ahmad menyangka anaknya itu sedang bermain ke rumah tetangga. Namun setelah dicari kemana-mana, Bagus tak kunjung ditemukan. Bahkan hingga siang hari, bocah lucu itu tak juga muncul.
Ahmad pun tersadar anaknya telah hilang. Dalam waktu sekejap, kejadian itu menggegerkan warga setempat. Mereka kemudian beramai-ramai mencari Bagus. Sayangnya, bocah itu bagai lenyap ditelan bumi.
Yakin anaknya menjadi korban penculikan, Ahmad kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi hari ini.
Kapolsekta Pekalongan Timur, AKP Juharno menuturkan pihaknya sudah melakukan olah TKP. Beberapa saksi telah dimintai keterangan. Sejumlah anggota kepolisian juga dikerahkan ke sejumlah tempat.
"Diduga kuat sang anak diculik. Sebab saat kejadian anak tersebut lepas dari pengawasan orang tua," ujarnya.
Polisi juga memasang foto korban di berbagai tempat seperti terminal bus, Stasiun kA, pasar dan
mal. Juwarno mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Bagus melapor ke keluarga atau kantor polisi terdekat.
(djo/djo)











































