Para relawan tidak mendapat kompensasi materi dari menghitung koin untuk Prita. Mereka hanya mendapat kepuasan batin atas jasa-jasanya.
Namun saat panas terik matahari membuat suhu terus meningkat, seorang ibu datang menjinjing sekantong plastik berisi kue dan makanan. Kedatangannya tidak banyak diketahui orang sekitar yang sedang sibuk dengan aktifitasnya masing-masing.
"Saya mau nyumbang kue buat relawan," tutur Emmy Muhammad saat mendatangi Posko Utama Koin Untuk Prita di Jl Langsat I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2009).
Ibu enam anak ini menyumbangkan penganan berbahan dasar jahe. Penganan itu diantaranya serbuk jahe merah untuk diseduh sebagai jamu, kue jahe dan permen jahe. Masing-masing terdiri dari tiga kotak dan dikemas di dalam toples plastik.
Wanita 68 tahun ini mengaku semua penganannya hasil racikannya sendiri. Emmy memang memiliki usaha home industri makanan berbahan jahe yang dilakukan di rumahnya di Jl Karet Tengsin, Jakarta Pusat.
"Saya bantu juga beri kue jahe, biar hangat dan tidak capek atau pusing," kata Emmy sambil menaruh bawaannya di meja penerima tamu.
Tidak hanya Emmy yang memberi bantuan makanan untuk relawan. Menurut data yang tercatat di posko, seorang donatur bernama Nukman Luthfi juga menyumbangkan 100 paket makan siang siap saji dan minuman kaleng.
"Bisa dilihatkan, ternyata ada juga yang mikirin relawan. Kasih kue itu bentuk dukungan juga. Itu bukti masyarakat masih ada yang sharing," kata salah satu relawan Yusro M Santoso.
Pantauan detikcom, Selasa (15/12/2009), para relawan sudah mulai menghitung sejak pukul 09.30 WIB. Hingga pukul 12.48 WIB, jumlah koin yang berhasil dihitung sebesar Rp 110.000.500. Jika ditambahkan dengan jumlah koin yang sudah terhitung di luar posko utama sebesar Rp 345.000.000, sehingga totalnya Rp 455.000.500.
(mpr/nik)











































