Mantan Ketua KPK Antasari Azhar membeberkan Nasrudin Zulkarnaen meminta bantuan dirinya agar menehur Meneg BUMN Sofyan Djalil. Pendekatan terkait pelantikan Nasrudin direktur SDM PT RNI yang terus tertunda.
Hal itu disampaikan Antasari saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera, Selasa (15/12/2009). Dalam sidang itu, Antasari menjadi saksi untuk terdakwa Wiliardi Wizar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi menurut Antasari, sebenarnya Nasrudin punya keperluan lain dengan dirinya. Yaitu mengupayakan pengangkatan secara resmi sebagai direktur utama PT RNI dengan melakukan pendekatan ke Meneg BUMN yang kala itu dijabat oleh Sofjan Djalil.
"Selain itu Nasrudin juga meminta saya agar menegur Meneg BUMN karena SK pengangkatannya sebagai direktur SDM di PT RNI sudah keluar, tapi belum dilantik," papar Antasari.
Sebelumnya dia menceritakan kronologis pertemuannya dengan Rhani Juliani di Hotel Grand Mahakam, Jakarta, pada Mei tahun lalu. Sebenarnya di ruang yang sama Antasari berjanji menerima Nasrudin yang akan menyampaikan sejumlah dokumen.
Nasrudin mendadak muncul saat pertemuan dengan Rhani yang membahas perpanjangan keanggotaan di padang golf Modern Land, Tangerang, belum usai. Antasari mengaku baru pada saat itulah dia tahu Nasrudin-Rhani adalah pasangan suami-istri.
"Insting saya katakan saya dijebak," sambung Antasari.
Antasari menuturkan, hubungannya dengan Nasrudin Zulkarnen dan Rhani Juliani pasca kejadian mengagetkan itu berjalan baik-baik saja. "Hubungan kita berjalan baik," kata Antasari (lh/iy)











































