LBH Jakarta Sesalkan Kerja Polisi yang Tak Profesional

Kasus Salah Tangkap

LBH Jakarta Sesalkan Kerja Polisi yang Tak Profesional

- detikNews
Selasa, 15 Des 2009 12:55 WIB
LBH Jakarta Sesalkan Kerja Polisi yang Tak Profesional
Jakarta - Kasus salah tangkap disertai pemukulan, pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan polisi masih terus saja terjadi. Kondisi itu dinilai sangat memprihatinkan banyak pihak dan menyesalkan kinerja polisi yang tidak profesional.

"Kami mengkritik kerja polisi yang sangat konservatif," kata aktivis dari LBH Jakarta, Ki Agus Ahmad di kantornya, Jl Diponegoro, Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Ki Agus Ahmad mencontohkan sejumlah kasus salah tangkap polisi itu. JJ Rizal, sejarahwan UI yang dikeroyok polisi, Rico Saputra, waria yang dianiaya dan dikeroyok petugas berseragam coklat tersebut dan Syahri Ramadhan (15) yang dituduh mencuri komputer jinjing tetapi saat sidang di pengadilan tidak terbukti.

"Itu yang terungkap. Masih banyak lagi yang belum terlihat," ucapnya.

Sayangnya, penyelesaian kasus itu selalu mentok di tingkatan internal kepolisian (sidang disiplin dan kode etik) dengan sanksi sangat ringan, akomodatif dan terkesan melindungi. Tetapi penyelesaian pidana umum akan selalu dihambat dan tidak jelas penyelesaiannya.

"Tindaklanjutnya seperti main-main. Pemanggilan saksi dan lain-lain cuma lewat telepon, tidak menggunakan prosedur resmi lewat surat," sesal Dodo, rekan Rico Saputra saat menyampaikan testimoni di kesempatan yang sama.

(Ari/nik)


Berita Terkait