Sistem Keamanan pada PM Berlusconi Dipertanyakan

Diserang Pria Gila

Sistem Keamanan pada PM Berlusconi Dipertanyakan

- detikNews
Selasa, 15 Des 2009 10:31 WIB
Sistem Keamanan pada PM Berlusconi Dipertanyakan
Milan - Aduh! Begitulah reaksi setiap penonton menyaksikan tayangan penyerangan pada PM Italia Silvio Berlusconi. Semuanya bisa membayangkan bagaimana sakitnya hantaman replika katedral gotik Milan yang cukup berat itu pada orang nomor satu di Italia pada Minggu (13/12) tersebut.

Insiden yang menjadi perhatian dunia ini memicu pertanyaan atas kompetensi keamanan pada pria 72 tahun tersebut.

Peristiwa itu "membuktikan lewat cara yang mengkhawatirkan bahwa sistem perlindungan pada kepala pemerintahan tidak efektif dan memiliki celah," kata anggota DPR Carmelo Briguglio, yang juga anggota panel keamanan parlemen, seperti dilansir AFP, Selasa (15/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jubir Berluscono, Paolo Bonaituti menyatakan, Berlusconi baru-baru ini mengeluh padanya,"Sepertinya ada kebencian yang muncul, apakah kamu berpikir sesuatu akan terjadi?"

Mendagri Roberto Maroni menyatakan sistem keamanan pada bosnya baik-baik saja, jauh dari cela.

Sejumlah pemimpin dunia termasuk Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, PM Rusia Vladimir Putin dan PM Inggris Gordon Brown, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Paus Benedict XVI mengirim pesan simpati pada Berlusconi.

Menlu AS Hillary Clinton juga menyatakan keprihatinannya saat bertelepon dengan mitranya, Menlu Franco Frattini.

Permintaan perdana Berlusconi pada hari Senin (14/12) adalah melihat halaman pertama koran-koran yang memuat soal penyerangan oleh Massimo Tartaglia yang punya sejarah sakit jiwa selama 10 tahun itu. Foto Berlusconi berdarah-darah mendominasi halaman depan pers Italia. Pemilik klub AC Milan ini sekarang didera masalah politik, bisnis dan pribadi.
(nrl/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads