Sedangkan Tartaglia telah meminta maaf atas serangannya yang dia sebut "dangkal, pengecut dan tanpa pikir panjang".
PM berusia 72 tahun itu yang dihantam dengan patung kecil yang cukup berat pada Minggu (13/12) itu sepertinya tidak bisa meninggalkan rumah sakit sebelum Rabu. Demikian dikatakan dokter yang merawatnya, Alberto Zangrillo, pada kantor berita ANSA dan dilansir AFP, Selasa (15/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Berlusconi menderita sakit kepala dan sulit makan. Lukanya juga meliputi goresan cukup dalam di bawah mata kirinya dan dua gigi tanggal.
Zangrillo menyatakan, Berlusconi kehilangan setengah liter darah akibat penyerangan saat dia melakukan kegiatan politik di Milan, kampung halaman Berlusconi.
Sang penyerang, Tartaglia, yang ditangkap tak lama setelah penyerangan, merilis surat melalui pengacaranya pada Senin malam untuk mengucapkan permintaan maaf.
"Saya tidak mengenali diri saya sendiri," kata pria 42 tahun ini.
Tartaglia menambahkan, dia melakukan aksi itu seorang diri dan bukan merupakan bentuk militansi atau afiliasi politik tertentu. Tartaglia diketahui memiliki sejarah sakit jiwa selama 10 tahun. Dia terancam 5 tahun penjara. (nrl/nwk)











































