"Saya tidak senang dengan semua orang yang terlibat dalam proses itu. Jadi itu kesalahan.... itu tak akan terjadi lagi," kata Obama dalam wawancara di stasiun televisi CBS dan dilansir kantor berita Reuters, Senin (14/12/2009).
Dinas Rahasia AS (Secret Service), badan yang bertanggung jawab atas perlindungan presiden dan keluarganya, telah menyatakan bersalah atas kejadian itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam acara itu, keduanya sempat bersalaman dengan Obama dan juga berfoto bareng dengan Wakil Presiden AS Joe Biden.
Dikatakan Obama, dirinya marah ketika mendengar kedua orang itu datang tanpa diundang.
Sejumlah figur Partai Republik mencetuskan, sekretaris sosial Gedung Putih Desiree Rogers seharusnya bisa mencegah insiden itu seandainya dia menempatkan seseorang dari kantornya di pintu gerbang Gedung Putih bersama agen-agen Dinas Rahasia.
Ketika ditanya apakah Obama tidak senang dengan Rogers, Obama menjawab dia tidak senang dengan semua orang yang terlibat dalam kesalahan itu.
(ita/nrl)











































