Protes Ruhut itu berawal dari jumlah anggota Pansus dari Golkar yang menjadi 7 orang. Padahal seharusnya, jumlah anggota Pansus dari Golkar sebanyak 6 orang.
"Interupsi pimpinan, perwakilan Golkar di pansus kan ada 6. Tapi kenapa di ruangan ini ada 7?" ujar Ruhut pada pimpinan sidang, Mahfud Siddiq, saat rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (14/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Melkias protes. Menurutnya, dialah yang berhak berada dalam rapat tersebut.
"Maaf saudara pimpinan saya mengacu pada surat fraksi. Itu (keanggotaan pansus) sudah kembali kepada saya," ujar Melkias.
Akhirnya, ketua Fraksi Golkar di Pansus, Ade Komaruddin, angkat bicara. Menurut Ade, saat itu Melchias keluar kota sehingga digantikan Chairuman Harahap. Akan tetapi karena Melkias sudah kembali, maka Chairuman yang seharusnya keluar ruangan rapat.
"Kalau begitu dengan hormat, kami meminta saudara Chairuman untuk meninggalkan ruangan ini," ujar Ade.
Kali ini tanpa protes, anggota ke-7 pansus Century dari Partai Golkar ini pun meninggalkan ruang rapat.
(rdf/djo)











































